Memancing di Laut Aceh
Junaidi Hanafiah | Sabtu, 11 Agustus 2012 - 12:24 WIB
: 1095


(SH/Junaidi Hanafiah)
Aceh juga memiliki lautan yang menjadi daya tarik mancing mania.

Merupakan kebahagiaan tersendiri ketika umpan pancing diterkam berbagai jenis ikan yang masih banyak terdapat di Aceh.

Dengan karang yang masih sangat bagus, laut Aceh menyimpan berbagai jenis ikan yang menggoda pemancing untuk datang ke Aceh. Bagi pemancing luar Aceh, memancing di laut lepas di dekat pulau-pulau kecil yang tersebar mulai dari Aceh Besar hingga ke Pulau Banyak dan Simeulue adalah mimpi yang harus dicapai.

Beberapa lokasi memancing yang cukup menarik minat pemancing yang terdapat dekat Banda Aceh di antaranya Pulau Batu, Pulau Bunta, Pulau Aceh, Pulau Breuh, Pulau Weh, Sabang, dan Pulau Rondo. Pulau-pulau kecil tersebut masih bisa dijangkau dari Banda Aceh dengan waktu tempuh tidak sampai dua jam dengan menggunakan perahu. Perairan tersebut sering dikunjungi pemancing lokal dan nelayan.

Di sana, pemancing juga bebas memancing dengan berbagai cara selama tidak bertentangan dengan hukum di Indonesia dan hukum adat di Aceh. Beberapa jenis ikan yang menarik minat pemancing untuk melemparkan pancingnya ke laut Aceh di antaranya tenggiri, kakap, kurisi ijo, wahu, tuna, lemadang, kerapu, dan cumi-cumi.

“Sejumlah pulau di Aceh Besar dan Sabang, masih menyimpan berbagai jenis ikan yang besar, hal ini menjadi daya tarik bagi pehobi memancing untuk dapat merasakan bagaimana ikan-ikan karang tersebut menerkam umpan pancingnya,” tutur Iwan Saputra, salah seorang pehobi memancing asal Banda Aceh.

Iwan menyebutkan, di sejumlah pulau-pulau kecil tersebut pemancing atau nelayan juga masih dapat melihat kawanan ikan tuna dan berbagai jenis ikan lainnya, termasuk ikan karang, “Jika kita lagi beruntung, kita dapat menangkap ikan tuna yang besarnya puluhan kilogram,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan, ia sering memancing di laut lepas bersama sejumlah pemancing lainnya pada hari libur. “Biasanya, saya pergi memancing ke laut lepas pada Jumat sore, dan pulang pada Minggu sore. Selama tiga hari tersebut, kami bisa membawa banyak ikan,” kata Iwan.

“Turis” pun Memancing

Tidak hanya Iwan, pemancing lainnya, Wahyudi, juga mengungkapkan hal sama. Bagi Wahyudi yang baru pertama kali berkunjung ke Aceh, memancing di laut Aceh memiliki daya tarik tersendiri karena ikannya masih banyak dan sejumlah lokasi memancing tidak terlalu jauh ke tengah laut.

“Ini pertama kali saya memancing di laut Aceh, tapi kesan yang saya dapat luar biasa, saya seperti tergoda untuk kembali lagi ke sini,” tutur Wahyudi, warga Sumatera Utara.

Wahyudi mengatakan, selama tiga hari memancing di laut Aceh, ia telah pergi ke sejumlah pulau yang terdapat di Aceh seperti Pulau Aceh, Pulau Batu, dan Pulau Rondo. “Tiga pulau itu saja, saya sudah tidak mau beranjak ke pulau lain. Ikan masih banyak di sana, ukurannya juga sangat besar-besar,” ucap Wahyudi.

Pehobi mancing asal Jakarta, Kang Ito, saat menjadi juri lomba memancing yang dilaksanakan Pemerintah Kota Banda Aceh pada 2011 lalu menyebutkan, sebagian besar pemancing dari luar Aceh berharap dapat memancing ke provinsi paling barat Indonesia tersebut.

“Aceh masih menyimpan berbagai jenis ikan yang menarik semua pehobi memancing. Selain itu, di Aceh juga terdapat banyak lokasi untuk memancing dengan terumbu karang yang masih bagus,” tutur Kang Ito.

Kang Ito mengatakan, Aceh memiliki spot memancing yang favorit bagi kalangan pemancing. Aceh juga memiliki banyak jajaran karang dan spot-spot potensial untuk popping, dan beberapa spot potensial untuk memancing jigging atau dasaran.

“Wilayah perairan Banda Aceh cukup potensial untuk dijadikan salah satu tujuan mancing yang didukung banyak spot potensial untuk memancing dengan teknik popping, jigging, juga dasaran. Kapal-kapal yang dapat digunakan untuk memancing pun cukup tersedia,” tutur Kang Ito.

Sumber : Sinar Harapan

@ SHNEWS.CO :


BERITA TERKAIT



    0 Komentar :


    Isi Komentar :
    Nama :
    Jenis Kelamin : L P
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

    Editor Choice

    , 21 April 2014 00:00:00 WIB

    Pesawat Meledak, Delapan Penerjun Finlandia Tewas

    , 21 April 2014 00:00:00 WIB

    Messi Jawab Kritik dengan Performa Menawan